03 Sep 2026
FIFA benar-benar panen cuan besar-besaran dari gelaran Piala Dunia 2026. Federasi sepak bola dunia tersebut sukses mencetak rekor keuntungan finansial tertinggi sepanjang sejarah turnamen.
Piala Dunia 2026 sendiri telah resmi berakhir. Timnas Spanyol sukses mengukuhkan diri sebagai jawara usai menumbangkan Argentina dengan skor tipis 1-0 dalam laga final dramatis di New York New Jersey Stadium
Keberhasilan ini tak hanya milik Tim Matador. FIFA sebagai sang empunya hajat juga merayakan kesuksesan besar dari sisi finansial.
Melansir laporan The Guardian, FIFA diproyeksikan meraup keuntungan fantastis mencapai 15 miliar dolar AS atau setara Rp269 triliun. Angka ini melesat jauh melampaui target awal yang dipatok di angka 11 miliar dolar AS sebelum turnamen dimulai.
Jika dibandingkan dengan edisi Qatar 2022, perolehan cuan kali ini meningkat hingga dua kali lipat. Pada edisi sebelumnya, FIFA tercatat mengantongi pendapatan sebesar 7,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp134 triliun.
Lonjakan keuntungan ini dipicu oleh bertambahnya jumlah kontestan. Pada Piala Dunia 2026, terdapat 48 negara yang bertarung di lapangan hijau, meningkat signifikan dibanding format 32 tim pada gelaran di Qatar.
Selain jumlah tim, melambungnya harga tiket juga menjadi mesin uang utama. FIFA meraup keuntungan dari pasar sekunder dengan skema potongan 15 persen dari pembeli dan 15 persen lagi dari penjual.